Mini Briket Buatan Pelajar Indonesia Menjadi Juara Di Kompetisi ASEAN

By | August 5, 2015

Mini Briket Buatan Pelajar Indonesia Menjadi Juara Di Kompetisi ASEAN

Pada bulan juli lalu Mini Briket Buatan Pelajar Indonesia Menjadi Juara Di Kompetisi ASEAN. Sangat membanggakan memang karya dari para pelajar Indonesia. Dua pelajar Ini berasal dari SMAN 83 Jakarta yang mengikuti ajang Internasional The First ASEAN Students Science Project Competition (ASSPC) , 6-10 Juli 2015 kemarin. Ajang ini diselanggarakan di negeri gajah putih Thailand. Kedua pelajar ini mendapatkan Juara 2 dalam kategori Physical Sciences.

Juara Karena Briket Serbuk Gergaji dan Briket Daun

Dalam kompetisi internasional ini, kedua pelajar Indonesia memutuskan untuk membuat Briket Serbuk Gergaji (sawdust briquette) dan Briket Daun. Nah, tidak seperti kebanyakan briket yang telah umum dibuat, briket tersebut ternyata dibuat dalam bentuk mini. Dari terobosan baru ini, project mini briket berhasil mengalahkan puluhan karya ilmiah yang telah dibuat oleh para pelajar dari negara ASEAN lainnya.

Briket Serbuk Gergaji (sawdust briquette) dan Briket Daun yang dibuat didasari oleh meningkatnya kebutuhan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Uniknya, Briket Serbuk Gergaji (sawdust briquette) dan Briket Daun ini juga selain berbentuk kecil/mini sebesar kapsul obat, tetapi juga sangat bersih, tidak kotor dan tidak berbau. Selain itu, mereka juga dapat menunjukkan bahwa bahan baku yang dipakai akan sangat menguntungkan lingkungan hidup karena memakai sampah/limbah dari dedaunan dan juga serbuk gergaji. Oleh sebab itu, pembuatan briket ini dapat mengatasi 3 hal sekaligus. Sepertinya konsep mini briket ini dapat juga diterapkan pada briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette) dan briket arang kayu (wood charcoal briquette).

Event ASSPC

Event ASSPC ini sendiri diadakan setiap 1 tahun sekali dan akan diadakan setidaknya selama 2 tahun kedepan. Event ini sendiri diselenggarakan oleh Thailand selaku tuan rumah. Dalam event ini terdapat klasifikasi yang diuji dan dipertandingkan, sebagai berikut :

  1. Physical Science
  2. Biological Science
  3. Creative Innovation

Semoga dengan diperolehnya juara 2 di ajang ini oleh pelajar kita, akan lebih memacu banyak pelajar lain untuk dapat berkontribusi pada negara, lingkungan, masyarakat, dan sekolah tempat mereka belajar. Dan juga semoga dukungan dari pemerintah akan tetap ada untuk pelajar-pelajar yang berprestasi seperti Dua pelajar SMAN 83 Jakarta tersebut, yaitu Esti Marzeta dan Elsha Cahyani Fadli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *