Monthly Archives: August 2015

Pengobatan Ayurveda Menggunakan Arang Tempurung Kelapa

Pengobatan Ayurveda Menggunakan Arang Tempurung Kelapa

Di Budaya Hindu, dikenal adanya Pengobatan Ayurveda Menggunakan Arang Tempurung Kelapa. Pengobatan ayurveda sendiri sedang banyak dikembangkan dan dilakukan khususnya di banyak kota besar di Asia dan Amerika Selatan. Arang Tempurung Kelapa sudah dikenal dan digunakan dalam teknik pengobatan Ayurveda semenjak ribuan tahun yang lalu. Arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal) digunakan dan diberikan kepada pasien khususnya untuk pasien yang menderita keracunan.

Pengobatan Ayurveda

Pengobatan Ayurveda dikembangkan secara mendalam pada ajaran Hindu. Para pengikut ajaran Hindu mempercayai bahwa Pengobatan Ayurveda diturunkan sendiri oleh Dewa Brahma sebagai wahyu. Menurut Wikipedia, Kata Ayurveda berasal dari dua kata yaitu āyus yang memiliki arti hidup dan veda yang berarti ilmu. Oleh karena itu, Ayurveda dapat  diartikan menjadi Ilmu Kehidupan. Ayurveda mencakup pengukuran hidup yang sehat, dengan terapi yang berhubungan dengan fisik, mental, sosial, dan keselarasan spiritual. Namun terdapat sesuatu hal yang unik, dari segi ilmu Kedokteran, secara ilmiah pengobatan ayurveda tidak diakui. Hal ini berkaitan karena dengan ditemukannya pengobatan ini dapat menimbulkan risiko dari segi medis yang besar.

Hal tersebut tidak mengurangi pemeluk keyakinan Hindu untuk meninggalkan pengobatan ayurveda ini. Malahan hingga saat ini pengobatan ayurveda banyak digunakan. Mengenai arang tempurung kelapa (coconut charcoal) yang digunakan pada pengobatan ayurveda, sejak dahulu, memang sudah umum dilakukan. Arang tempurung kelapa memiliki sifat adsorbent, yaitu sebagai zat penyerap. Arang tempurung kelapa (coconut charcoal) dapat menyerap racun yang masuk kedalam tubuh dan mengikat racun tersebut sehingga dapat keluar dari dalam tubuh.

Bisnis Arang Batok Kelapa Memberi Berkah Bagi Lusi

Bisnis Arang Batok Kelapa Memberi Berkah Bagi Lusi

Bisnis Arang Batok Kelapa Memberi Berkah Bagi Lusi Efriani Kiroyan. Lusi adalah seorang wanita yang memutuskan untuk menjadi seorang pengusaha. Pada tahun 2013 lalu, Lusi sendiri telah banyak mengambil keuntungan dari bisnis yang ketika itu tidak banyak yang menggeluti. Sangat jarang juga ditemui seorang wanita yang menjadikan bisnis arang batok kelapa sebagai sumber penghasilannya. Seperti yang telah kita ketahui arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal) memiliki banyak manfaat, dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette), menjadi bahan baku untuk keperluan farmasi, kosmetik, hingga untuk proses penjernihan baik untuk air maupun minyak.

Berkah Arang Batok

Lusi sendiri adalah seorang wanita kelahiran Jawa Timur. Setelah menggeluti bisnis arang batok kelapa ini, telah banyak penghargaan yang diraihnya. Mulai dari penghargaan dari dalam negeri, hingga penghargaan dari luar negeri. Bisnis arang batok kelapa yang Ia geluti pun termasuk mulia. Lusi mengkaryakan warga sekitar lingkungan di kepulauan Riau sehingga taraf kehidupan mereka bisa terbantukan. Pengalaman yang membawa Lusi menggeluti bisnis arang batok kelapa ini. Dahulu, Lusi sempat menjadi pegawai di salah satu pabrik briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette). Lalu Lusi memutuskan untuk memiliki usaha sendiri yaitu memproduksi arang batok kelapa.

Saat ini kurang lebih sudah ada 100 unit usaha mikro yang dibina oleh Lusi. Untuk penjualannya pun Lusi tergolong sangat ekspansif. Bayangkan saja, Negara-negara seperti Jepang, Korea, dan Malaysia sudah menjadi negara pembeli hasil produksi Lusi. Omzetnya pun luar biasa, bisa mencapai milyaran rupiah. Semoga jejak Lusi ini dapat diikuti oleh banyak pengusaha lain di tanah air. Sehingga potensi luar biasa di tanah air kita dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Masker Arang Charcoal Mask Untuk Kesehatan Muka

Masker Arang Charcoal Mask Untuk Kesehatan Muka

Salah satu brand kosmetik terkemuka di Indonesia membuat Masker Arang Charcoal Mask Untuk Kesehatan Muka. Masker ini khusus untuk pria, yang menggabungkan arang hitam, dan juga serbuk kopi untuk membersihkan muka secara efektif. Ini semakin menambah manfaat dari arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal), yang selain dijadikan briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette) dapat juga dijadikan sebagai campuran untuk digunakan dalam kosmetik pria. Masker arang ini diklaim dapat membersihkan wajah dari polusi dan juga membantu mencerahkan kulit wajah.

Briket Arang Tempurung Kelapa Bentuk Tablet

Briket Arang Tempurung Kelapa Bentuk Tablet

Briket Arang Tempurung Kelapa Bentuk Tablet adalah briket yang sengaja dibentuk untuk memenuhi permintaan dari konsumen. Dilihat dari bentuknya, kebanyakan briket arang tempurung kelapa ini digunakan untuk bahan bakar tungku. Mesin yang digunakan juga khusus untuk mencetak briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette) menjadi bentuk tablet dengan cara press.

Mesin tersebut terlihat memiliki kekuatan press yang sangat kuat. Kemungkinan mesin yang digunakan merupakan mesin import dari luar negeri. Di Indonesia sendiri, briket arang tempurung kelapa berbentuk tablet belum terlalu umum digunakan. Bentuk umum yang digunakan dan dijual mayoritas adalah briket arang tempurung kelapa berbentuk kubus, hexagonal dan silinder.

Briket Kain Brilikon, Briket Yang Memanfaatkan Limbah Kain

Briket Kain Brilikon, Briket Yang Memanfaatkan Limbah Kain

Selain briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette), briket arang kayu (wood charcoal briquette) , ternyata ada juga Briket Kain Brilikon, Briket Yang Memanfaatkan Limbah Kain tekstil. Limbah kain yang digunakan adalah kain perca. Penemuan luar biasa ini dibuat oleh mahasiswa Indonesia. Simak ulasannya di bawah ini.

Brilikon Briket Kain Perca

Seperti dikutip dari brilio.net, Briket kain brilikon ini ditemukan dan diinisiasi oleh seorang mahasiswai bernama Khozinatus Sadah. Briket ini awalnya dibuat berdasarkan kecemasan dari Khozinatus Sadah melihat banyak sekali limbah kain perca yang banyak tidak dimanfaatkan. Selain itu, krisi energi yang mulai dirasakan juga turut melandasi mahasiswi ini untuk menemukan terobosan mengatasi permasalahan ini. Hingga akhirnya dibuatlah brilikon ini, sebuah briket dari kain perca yang diharapkan dapat menjadi bahan bakar alternatif yang menggantikan LPG.

Kain Perca pun merupakan bahan sintetis dan merupakan limbah tekstil. Khozinatus melihat hal ini dan tertantang untuk membuat sesuatu dari kain ini. Dibuatlah briket kain perca ini. Untuk membuatnya, hanya diperlukan bahan-bahan sederhana. Bahan-bahan yang diperlukan antara lain :

  • Serbuk Kain perca
  • Serbuk Sekam Padi (dijadikan arang)
  • Tepung Kanji

Diharapkan kedepannya banyak gerakan dan penemuan-penemuan seperti ini yang dilakukan Khozinatus Sadah. Karena selain memanfaatkan limbah, krisis energi pun dapat teratasi dengan sangat baik.

 

 

Briket Arang Tempurung Kelapa Untuk Ayam Broiler

Briket Arang Tempurung Kelapa Untuk Ayam Broiler

Penggunaan Briket Arang Tempurung Kelapa Untuk  Ayam Broiler  saat ini masih menjadi pilihan.  Pemanas seringkali digunakan oleh para peternak ayam potong untuk memaksimalkan produksi. Para peternak memilih menggunakan briket arang tempurung karena keunggulan briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette) dan juga tingkat efisiensi biaya yang ditimbulkan.

Peternakan Ayam Broiler

Pemanas sering digunakan para peternak untuk menjaga suhu kandang ternak agar tetap hangat. Suhu yang stabil akan memungkinkan ayam mengalami pertumbuhan yang baik. Ketika pertumbuhan baik dan maksimal, maka keuntungan yang diperoleh para peternak pun menjadi optimal. Untuk memanaskan pemanas, diperlukan bahan bakar. Bahan bakar yang digunakan umumnya adalah bahan bakar konvensional seperti gas dan kayu. Namun belakangan ini trend bahan bakar mengalami pergeseran. Para peternak mulai melirik untuk menggunakan briket. Briket batu bara dan briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette) menjadi alternatif bahan bakar yang dirasa paling pas untuk saat ini.

Melihat perbandingan antara briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette) dan briket batu bara memang jelas berbeda. Dari jumlah kalori yang dihasilkan, harga beli, dan juga efek keamanan yang pada akhirnya membuat peternak memilih 1 diantaranya. Saat ini briket arang tpurung kelapa mulai banyak dilirik karena walaupun harganya diatas briket batu bara, namun kalori yang dihasilkan lebih baik. Selain itu, briket arang tempurung kelapa juga sangat ramah lingkungan, juga tidak menimbulkan asap. Pemilihan bahan bakar yang tepat, sangat lenting dilakukan oleh para peternak. Aspek-aspek yang dijelaskan diatas pastinya harus dikalkulasi sehingga peternak dapat menjalankan proses produksi dengan nyaman.

Resep Membuat Pasta Gigi Dari Arang Tempurung Kelapa

Resep Membuat Pasta Gigi Dari Arang Tempurung Kelapa

Arang Tempurung kelapa dapat dijadikan bahan baku pasta gigi. Penasaran? Berikut adalah Resep Membuat Pasta Gigi Dari Arang Tempurung Kelapa :

Bahan Untuk Membuat Pasta Gigi Dari Arang Tempurung Kelapa :

  • 2 Sendok Makan baking soda
  • 1/2 sendok teh bubuk cengkeh
  • 1 sendok kayu manis
  • 4 sendok makan bentonite clay
  • 1,5 sendok teh garam
  • 1.5 sendok teh daun mint
  • 3/4 sendok arang kelapa aktif (activated carbon)

Resep ini telah dicoba beberapa orang untuk membuat pasta gigi homemade khususnya di luar negeri. Gerakan Do It Yourself menjadi sangat berkembang dan menjadikan banyak orang membuat apa saja kebutuhannya sehari-hari. Seperti yang dilakukan seorang wanita dan Ibu muda bernama Heather  di Amerika yang menuliskan di website pribadinya (http://www.mommypotamus.com/tooth-powder-recipe/). Wah ternyata arang tempurung kelapa tidak hanya dibuat briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette) atau arang aktif saja, tetapi bisa diolah kembali menjadi banyak produk seperti pasta gigi.

Mini Briket Buatan Pelajar Indonesia Menjadi Juara Di Kompetisi ASEAN

Mini Briket Buatan Pelajar Indonesia Menjadi Juara Di Kompetisi ASEAN

Pada bulan juli lalu Mini Briket Buatan Pelajar Indonesia Menjadi Juara Di Kompetisi ASEAN. Sangat membanggakan memang karya dari para pelajar Indonesia. Dua pelajar Ini berasal dari SMAN 83 Jakarta yang mengikuti ajang Internasional The First ASEAN Students Science Project Competition (ASSPC) , 6-10 Juli 2015 kemarin. Ajang ini diselanggarakan di negeri gajah putih Thailand. Kedua pelajar ini mendapatkan Juara 2 dalam kategori Physical Sciences.

Juara Karena Briket Serbuk Gergaji dan Briket Daun

Dalam kompetisi internasional ini, kedua pelajar Indonesia memutuskan untuk membuat Briket Serbuk Gergaji (sawdust briquette) dan Briket Daun. Nah, tidak seperti kebanyakan briket yang telah umum dibuat, briket tersebut ternyata dibuat dalam bentuk mini. Dari terobosan baru ini, project mini briket berhasil mengalahkan puluhan karya ilmiah yang telah dibuat oleh para pelajar dari negara ASEAN lainnya.

Briket Serbuk Gergaji (sawdust briquette) dan Briket Daun yang dibuat didasari oleh meningkatnya kebutuhan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Uniknya, Briket Serbuk Gergaji (sawdust briquette) dan Briket Daun ini juga selain berbentuk kecil/mini sebesar kapsul obat, tetapi juga sangat bersih, tidak kotor dan tidak berbau. Selain itu, mereka juga dapat menunjukkan bahwa bahan baku yang dipakai akan sangat menguntungkan lingkungan hidup karena memakai sampah/limbah dari dedaunan dan juga serbuk gergaji. Oleh sebab itu, pembuatan briket ini dapat mengatasi 3 hal sekaligus. Sepertinya konsep mini briket ini dapat juga diterapkan pada briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette) dan briket arang kayu (wood charcoal briquette).

Event ASSPC

Event ASSPC ini sendiri diadakan setiap 1 tahun sekali dan akan diadakan setidaknya selama 2 tahun kedepan. Event ini sendiri diselenggarakan oleh Thailand selaku tuan rumah. Dalam event ini terdapat klasifikasi yang diuji dan dipertandingkan, sebagai berikut :

  1. Physical Science
  2. Biological Science
  3. Creative Innovation

Semoga dengan diperolehnya juara 2 di ajang ini oleh pelajar kita, akan lebih memacu banyak pelajar lain untuk dapat berkontribusi pada negara, lingkungan, masyarakat, dan sekolah tempat mereka belajar. Dan juga semoga dukungan dari pemerintah akan tetap ada untuk pelajar-pelajar yang berprestasi seperti Dua pelajar SMAN 83 Jakarta tersebut, yaitu Esti Marzeta dan Elsha Cahyani Fadli.

Pemanfaatan Briket Arang Tebu Di India

Pemanfaatan Briket Arang Tebu Di India

Pemanfaatan Briket Arang Tebu Di India mulai terus dilakukan oleh beberapa perusahaan swasta. Hal ini dilakukan untuk dapat memperoleh bahan bakar alternatif yang lebih memberikan nilai efisiensi yang lebih besar. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk dapat menguji keefektifan briket arang tebu ini untuk digunakan dalam skala rumah tangga.Dalam skala bisnis, pemanfaatan briket arang tebu ini pasti sangat menguntungkan

Briket Arang Tebu

Seperti yang telah kita ketahui, dedaunan dan ampas dari tanaman tebu dalam proses pengolahan gula termasuk kedalam jenis limbah dan sampah. Sampah dan limbah ini terkadang sangat merepotkan bagi pabrik pengolahan gula dalam hal pengolahannya. Apabila tidak diambil tindakan yang baik, sampah ini akan terus menumpuk. Tindakan yang paling sering ditemui yaitu sampah ini hanya dibakar saja. Padahal sampah dan limbah ini apabila diolah, dapat memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat.

Briket Arang Tebu menjadi solusi konkrit dalam mengatasi 3 hal sekaligus yaitu :

  1. Pengolahan Sampah Pabrik Gula
  2. Penanggulangan krisis Energi
  3. Adanya nilai tambah secara ekonomis bagi para pengolah dan penggunanya

Pengolahan briket arang tebu ini tidak berbeda dari pembuatan briket arang tempurung kelapa (Coconut Shell Charcoal Briquette) ataupun briket arang kayu (Wood Charcoal Briquette). Sampah dan limbah dari tebu yang ada dibakar hingga menjadi arang. Setelah itu dicampurkan dengan tepung tapioka sebagai perekat dan dibentuk menggunakan mesin press ataupun mesin cetak tertentu sesuai kebutuhannya. Dalam skala besar, sebuah media online di India menginformasikan untuk membuat project ini berhasil diperlukan dana sejumlah $50000 atau sekitar 600 Juta Rupiah. Media ini pun memperkirakan bahwa akan banyak sekali sampah dan limbah yang dapat dimanfaatkan dari pabrik pengolahan gula di India. Jumlah totalnya diperkirakan mencapai 4.000.000 Ton. Jumlah ini semuanya akan diolah menjadi briket arang tebu yang menghasilkan. Briket arang tebu yang dihasilkan dapat juga dikembangkan oleh para pengusaha yang melihat potensi dari peluang yang ada. Peluang bisnis yang dapat diambil dari proses pembuatan briket arang tebu ini sendiri terletak pada penjualan mesin, dan penjualan briket arang tebu pada skala menengah (restoran dan rumah tangga).

Penghematan Luar Biasa Dari Kompor Briket

Penghematan Luar Biasa Dari Kompor Briket

Contoh Penghematan Luar Biasa Dari Kompor Briket dapat dilihat dengan jelas di Negara India. Terdapat salah satu sekolah pembuat kompor briket yang telah mencoba mengganti bahan bakar mereka menjadi briket dan juga menggunakan kompor briket yang telah mereka produksi. Hasilnya diluar dugaan.Terdapat banyak efisiensi biaya yang diperoleh dengan mengganti bahan bakar LPG dengan briket. Seperti yang telah kita ketahui, di beberapa Negara, harga LPG sangat tinggi. Untuk golongan menengah kebawah sangat sulit untuk membeli LPG. Tidak terkecuali dengan India. Permasalahan yang sama dirasakan juga di Negara ini.

Penggunaan Kompor Briket

Penggunaan kompor briket, mulai dari produksi, uji coba, dan pemasaran dilakukan sendiri oleh Nishant Bioenergy Consultancy India. Mereka memikirkan tentang cara agar dapat meminimalisir biaya tinggi disebabkan oleh pembelian LPG. Di sisi lain, India memiliki limbah biomassa yang tergolong tinggi yang memiliki potensi dijadikan bahan bakar. Nishant memang pada awalnya fokus untuk membuat kompor briket. Hal ini menjadi sangat berkaitan, dan dapat menambah semangat mereka untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang ada.

Untuk project pertama, mereka membuat kompor kombinasi bernama Sanjha Chulha. Dibuat dari batu bata yang dikhususkan untuk proses memasak skala menengah. Kompor ini ternyata sangat bersii dan efisien, tetapi yang terpenting adalah bahan bakar yang digunakan adalah bahan bakar limbah biomass yang diperoleh dari para petani. Para petani menjual limbah mereka untuk kemudian di press untuk dijadikan briket. Dari proses ini saja, para petani sudah memiliki pendapatan ekstra diatas 10%. Terkait biaya yang dihemat (cost efficiency), hasilnya juga luar biasa signifikan. Penghematan yang dapat dilakukan mencapai USD 350 per bulan sebagai pengganti membeli LPG. Harga kompor briket mereka sendiri tergolong tinggi sekitar USD 3000 per unitnya. Namun apabila dibandingkan penghematan dan nilai tambah lain yang muncul, hal tersebut tidak akan menjadi masalah. Hasilnya, pada tahun 2009 lalu, Nishant berhasil menjual Kompor briket sebanyak 24 unit yang telah memberikan manfaat kepada banyak orang. Apabila ini diterapkan di Indonesia, dengan menggunakan briket arang tempurung kelapa (Coconut Shell Charcoal Briquette), mungkin saja efisiensi seperti di India bisa diduplikasi.

 

Pabrik Briket Arang Campur Kelapa Kayu Di Bogor

Pabrik Briket Arang Campur Kelapa Kayu Di Bogor

Selain memproduksi Briket arang tempurung kelapa, PT. Alus Ensomeku juga sebagai Pabrik Briket Arang Campur Kelapa Kayu Di Bogor. Permintaan akan briket arang campur kelapa kayu (mix briquette) ini cenderung tinggi. Seperti yang telah diketahui bahwa briket campuran ini banyak digunakan untuk bisnis restoran.

Briket arang campu kelapa kayu ini memiliki harga yang lebih ekonomis dari briket arang tempurung kelapa (Coconut shell charcoal briquette) dan memiliki jumlah kalori yang sedikit lebih rendah dari briket arang tempurung kelapa. Kalori yang dihasilkan dari briket arang campur kelapa kayu ini berada di kisaran 5000-6000 kalori. Bagi yang berminat untuk melihat hasil produksi dan proses produksi di pabrik, silahkan dapat menghubungi nomer 082122028020 untuk informasi lebih lanjut.

Pabrik Briket Arang Tempurung Kelapa Di Bogor

Pabrik Briket Arang Tempurung Kelapa Di Bogor

Salah satu produsen dan Pabrik Briket Arang Tempurung Kelapa Di Bogor yaitu PT. Alus Ensomeku. Perusahaan ini berkecimpung di bidang industri pengolahan kelapa khususnya briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette). Pengolahan dilakukan masih dengan semi-manual dengan menggabungkan mesin dan juga tenaga kerja manusia.

Kapasitas produksi briket arang tempurung kelapa (coconut shell charcoal briquette) perbulan dapat mencapai maksimal 150 Ton. Jumlah ini dapat dicapai apabila menggunakan seluruh kemampuan mesin yang dapat memproduksi briket arang tempurung kelapa (coonut shell charcoal briquette) sebanyak 5 ton perhari. Briket arang tempurung kelapa yang dihasilkan merupakan briket arang tempurung kelapa yang memiliki kalori >=7000 kal. Bentuk dari briket arang tempurung kelapa  (coconut shell charcoal briquette) mayoritas berbentuk kubus dengan ukuran 2,5×2,5×2,5 atau 2,5×2,5×1,5 dan juga berbentuk hexagonal. Namun apabila terdapat permintaan seain bentuk tersebut dapat didiskusikan lebih lanjut. Saat ini permintaan banyak yang datang dari beberapa Negara yaitu Timur Tengah, Korea dan Germany. Apabila tertarik untuk melihat hasil produksi dan membeli produk briket arang tempurung kelapa dari PT. Alus Ensomeku, dapat menghubungi 082122028020.