Monthly Archives: April 2015

Pengolahan Arang Kelapa

arang briket indonesia pengolahan arang batok

Pengolahan Arang Batok Kelapa

Arang Batok Kelapa itu sebenarnya dibuat dari limbah. Tidak percaya? Sering kali kita tidak melihat peluang-peluang usaha yang bisa jadi malah sangat dekat dengan kita, lingkungan kita, ataupun malah di depan mata kita sendiri. Sebagai contoh, beberapa UKM mengolah limbah sampah rumah tangga menjadi kerajinan tangan, pupuk, ataupun menjadi plastic daur ulang. Begitu dekatnya peluang tersebut dari sampah yang setiap hari pasti selalu kita buang. Terdapat juga peluang usaha pada pengolahan sampah dari produk pertanian seperti  pengolahan kulit jeruk menjadi sabun kecantikan, pengolahan sampah kulit pisang menjadi kosmetik, bahkan kulit manggis pun sekarang ini diolah menjadi obat yang bernilai ekonomi tinggi.

Menilik dari pengolahan yang menghasilkan peluang usaha, sama juga halnya dengan Kelapa. Seperti yang kita ketahui bahwa Kelapa banyak kita temui di kehidupan sehari-hari. Mulai dari pasar tradisional, rumah tangga, hingga sekelas café dan restoran kecil / besar. Dalam benak dan pikiran kita, pasti kita hanya akan menggunakan air kelapa dan dagingnya saja untuk dikonsumsi. Ternyata aplikasi dari Buah Kelapa ini sangat banyak sekali. Buah kelapa dapat diolah mulai dari pohonnya (batang), daun (nyiur), Kulit (sabut), dan juga Tempurungnya (batok). Dalam kesempatan ini kami hanya akan fokus untuk membahas pengolahan tempurung kelapa saja sebagai peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Tempurung Kelapa

Tempurung kelapa atau yang biasa dikenal dengan batok kelapa tergolong limbah dari buah kelapa. Limbah dapat berafiliasi dengan sampah (waste). Sampah dapat berarti juga sebagai sesuatu yang dibuang / terbuang. Oleh karena itu, terkadang harganya sangat murah, bahkan sering juga kita dapatkan dengan gratis. Sama halnya dengan tempurung kelapa. Sejatinya, tempurung kelapa tidak mempunyai nilai ekonomis tertentu karena memang tempurung kelapa akan selalu dibuang bagi siapa saja yang mengolah kelapa. Seiring perkembangan, banyak kawan-kawan yang memiliki kreativitas untuk membuat kerajinan tangan / souvenir / handicraft dari tempurung kelapa ini. Kebanyakan tempurung kelapa ini dijadikan arang/bahan bakar yang biasa kita temukan di Pedagang Sate & Pedagang Steak. Disinilah tempurung kelapa mempunyai nilai ekonomi karena memiliki kegunaan yang dapat dirubah menjadi peluang usaha.

Pengolahan Tempurung Kelapa menjadi Arang

Mengolah tempurung kelapa menjadi arang tergolong mudah. Tempurung yang kita peroleh kita bersihkan dahulu dari material asing sepeti sampah, kerikil, dan lain sebagainya. Setelah bersih, kita dapat memilih akan menggunakan metode pembakaran yang kita anggap mudah. Ada beberapa metode yang tersedia yaitu :

  1. Menggunakan Drum Bekas

Drum yang kosong kita isi 1/3 dengan tempurung kelapa. Tempurung kelapa baiknya disusun rapih untuk memudahkan prosesnya. Setelah 1/3 drum terisi, kemudian tempurung kelapa dibakar menggunakan daun kering, hindari menggunakan bensin ataupun minyak tanah sebisa mungkin. Setelah tempurung kelapa terbakar, tutup drum kemudian biarkan hingga menjadi arang. Setelah dirasa pembakaran cukup, masukkan kembali tempurung kelapa diatas arang yang terbakar, komposisi tempurung kelapa menjadi 2/3. Kemudian tutup drum kembali. Setelah pembakaran cukup, isi kembali drum dengan tempurung kelapa hingga drum terisi penuh. Tunggu hingga pembakaran sempurna. Kemudian padamkan dengan karung goni yang lembab untuk menyelesaikan proses ini. Setelah padam, Tempurung Kelapa akan menjadi arang yang seperti sering kita lihat.

       2. Menggunakan Sumur Tanah

Proses ini cukup sulit karena memerlukan area yang cukup luas. Carilah areal tanah dan bentuk lingkaran dengan diameter 1,5 m. Prinsipnya sama seperti kita menggali sumur. Kedalaman sesuai dengan hemat kita, minimal 1 m. Setelah “sumur” tersebut jadi, proses seperti membuat arang di drum dapat diterapkan. Biasanya proses ini dilakukan untuk membuat arang dalam skala besar.

  1. Menggunakan mesin pirolisis

Terdapat banyak toko / pedagang mesin yang menawarkan mesin pirolisis ini. Mesin ini ditawarkan sebetulnya untuk membuat asap cair, produk turunan dari arang tempurung kelapa. Prinsip kerjanya sama, hanya kita akan mendapatkan keuntungan lebih dengan memperoleh asap cair yang disuling melalui proses pirolisis.

Nilai Ekonomi Arang Tempurung Kelapa / Arang Batok / Coconut Charcoal

Mengapa arang tempurung kelapa? Arang tempurung kelapa atau arang batok atau Coconut Charcoal dapat bernilai tinggi secara ekonomi. Di tingkat pedagang pasar tradisional, diperjual belikan sabagai bahan bakar untuk digunakan membakar daging sate ataupun jenis makanan seperti Barbeque (steak). Apabila ingin menaikkan nilai ekonomisnya, arang kelapa (coconut charcoal) dapat dijadikan Arang Aktif (activated carbon) dan juga dapat dijadikan briket (coconut charcoal briquette). Memang dalam penanganannya / prosesnya sedikit lebih kompleks dari membuat arang biasa. Tapi nilai ekonomisnya terdongkrak tinggi apabila dijadikan 2 produk tadi.

1. Arang Aktif

Apa itu Activated Carbon / Arang Aktif? Produk ini banyak digunakan untuk penjernihan air. Arang aktif ini dibuat dengan cara menghaluskan arang tempurung kelapa sesuai ukuran yang ditentukan. Kompleksitasnya terletak pada proses penghalusan tersebut karena penentuan ukuran, akan terkait dengan penentuan mesin penghalus. Kompleksitas yang lain yaitu dalam proses pembuatan arang. Arang yang dihasilkan wajib untuk bersih dari sampah organik ataupun anorganik, yang mana proses ini dapat dilakukan dengan penyaringan penuh ketelitian. Kompleksitas ini terbayar dengan nilai ekonomisnya. Harga arang aktif dapat mencapai 3 kali lipat harga arang biasa. Produk ini pun diminati oleh Negara – Negara sepeti Jepang, China, dan lain sebagainya. Artinya, peluang untuk pasar global sangat terbuka lebar.

2. Briket Arang Tempurung Kelapa (Coconut Charcoal Briquette)

Briket Kelapa adalah produk integral dari arang tempurung kelapa. Briket kelapa jamak digunakan untuk hal – hal seperti dibawah ini :

  • Bahan Bakar Tungku (Broiler)
  • Bahan Bakar untuk Memasak (BBQ, Pengganti Kompor)
  • Bahan Bakar Sisha
  • Bahan Bakar Pemanas Ruangan
  • Bahan Bakar untuk Sauna

Briket tempurung kelapa (coconut charcoal briquette) banyak diminati karena merupakan produk Go Green yang ramah lingkungan. Hampir tidak ada kandungan didalamnya yang dapat merusak lingkungan dan dapat merusak kesehatan bagi penggunanya (tidak beracun). Hal ini karena briket diproses dan dibuat dengan menggunakan bahan alami dari kelapa. Dalam hal lainnya, briket kelapa juga memiliki tingkat kepanasan (heating Value) yang tinggi , bisa mencapai diatas 7000 kalori. Lama pembakaran (burning time) pun bisa mencapai 2-3jam yang dapat menghemat penggunaan bahan bakar.  Produk ini sangat diminati oleh Negara-negara di Timur Tengah, Eropa, China, Jepang, Korea, hingga USA. Pasar untuk lokal sendiri cukup menggeliat, artinya permintaan di Indonesia sendiri cukup tinggi walaupun lebih potensial untuk pasar mancanegara / ekspor. Apabila proses dilakukan dengan benar sesuai permintaan Negara pembeli, harga dari briket ini dapat menjadi 3-4 kali lipat dari harga arang kelapa biasa. Sangat menguntungkan bukan?

Kami arangbriketindonesia melihat peluang ini dengan mencoba memproduksi briket arang kelapa (coconut charcoal briquette) , briket arang kayu (wood charcoal briquette), dan briket kelapa – kayu ( mixed charcoal briquette) dengan kualiatas baik dan dengan harga murah dan kompetitive. Bagi siapa saja yang melihat peluang ini, silahkan dapat langsung sampaikan permintaan ke kontak yang tercantum di web ini. Bersama kita wujudkan peluang ini dan merubahnya menjadi bisnis yang sangat menjanjikan.